PingJe

Tuesday, September 27, 2011

Taking credits on other people's work....

Today’s topic is quite interesting because it happens all the time to some people out there. It is not because they are weak, but because there are some people who have thought that they can simply bully others in pursuing their goals...without knowing that whatever they did along the way might have hurt other people’s feeling.




I’m talking about taking credits on someone else’s work...by putting your name on it. It happens a lot these days either you are working or studying. It could happen to those who are working hard night and day to finish off the important proposal and at the end of the day, the boss will take the credit of the brilliant work.
Does this sound familiar to you? Well...if you are working in group, it is not wrong to take the credit for what you have done...but if the work is done by other person and you are the boss / manager (or any other name for your post) who is presenting the work and somehow put your name on it; it shows that you are actually having the pleasure of taking credits of other people’s work.

If somehow the work is being criticized...you will automatically put the blame on that poor person. That is why this kind of thing is not really acceptable in our modern world. If you have the guilty of what you have done earlier, you should not be ashamed to take the blame after taking other person’s work.
We are working as a team...or you are a person who likes to be an outcast and works alone in your isolated world? It is your own choice...but for sure, taking credit on someone else’s work is not tolerable at all!!!

Sunday, September 25, 2011

Packing your things....


Packing clothes and other important items can be hectic sometimes. So do I. So here some tips from my experience on how to pack your things accordingly (especially on those who can't decide what to bring to any occasion).


1. Don't pack your things overnight. You might miss out some important items.

2. Focus on the occasion - a short course, seminar, field job,  and so on. You might need a pair of formal attire each day. So fill in the bag with enough attire - a pair for each day. Don't forget to bring one or two extra formal attire...you don't know what might happen in the future. If you are going for a trip, you need to fill in your bag with leisure attire.

3. Sort out your items - toiletries, undergarments, trousers, t-shirts, shirts or dresses, and night garments. You may distribute them into smaller groups according to how many days you are going to stay later on. You might find it handy because it helps you to organize and not to over bring your items.

4. You may need to bring one or two extra undergarments, t-shirt and trousers...it might be necessary if something unwanted happens during your trip or other occasion you're attending.

5. Put your toiletries in one small bag and another small bag or case for makeup items. It is much easier for most men out there...they don't have to bring so many things. Don't forget your medicine if you are on it and make sure you put the medicine closer to you.

6. Check your cash money, don't show up your cash...hide it somewhere safe. Nowadays, credit card is essential when you are travelling far away from your country or even in your own country. It is much safer than bringing your money bag.

7. If you are bringing your kids...it is the same, but they need more clothes than you do. You might need more bags to fill in their items.

Enjoy packing? Don't do a last-minute-job. You have to pack your things carefully so that you don't have to turn back just to get the things that you left at home.

Me? I'm going off to Jengka today with my three-month-old baby. I have to go to work far away from my husband and my twins for the next two months before they join me in December. Can't wait for us to be reunited again as a family.....

Thursday, September 22, 2011

Pandir betul la....

Setelah bersusah payah....akhirnya dapat jugalah Pak Pandir membeli kereta idaman. Kereta apa? Biarlah rahsia....

Kisah 1:

Sedang syok Pak Pandir membawa kereta...dia ditahan oleh polis traffik

Pak Pandir:   Encik...kenapa saya ditahan? Saya tidak membuat kesalahan pun...
Polis:            Pak Cik...cuba pak cik ingat balik, berapa laju pak cik berdesup kat lebuh raya tadi...
Pak Pandir:  Oh...biasa saja tu...(Tersenyum bangga)
Polis:            200 km sejam pak cik cakap biasa?
Pak Pandir:  Kalau saya bawa perlahan...bila nak sampai kampung? Kampung saya jaraknya 500 km
                   tau...sepatutnya meter ni boleh pergi lagi jauh tau...!!!
Polis:           ????


Kisah 2:

Pak Pandir memandu perlahan di satu kawasan kampung. Dia berhentikan keretanya apabila melihat papan tanda.

Mak Andeh:   Kenapa lama sangat awak berhenti ni? Mana ada apa-apa kat sini?
Pak Pandir:    Huish...kau mana tau! Kau tak ambil lesen kereta. Kalau kita nampak papan tanda ni...kita
                      kena tunggu sampai selesai...
Mak Andeh:  Papan tanda?
Pak Pandir:   (Menjuihkan bibirnya) Tuuu.....
Mak Andeh:  Sampai kiamat pun tak jalan Pak Pandir Oiiii.....sekarang ni cuti sekolah la....!!!!!


Kisah 3:

Mak Andeh:   Berhenti sekejap. Nak ke tandas sekejap.
Pak Pandir:    Mana ada tandas kat kawasan ni?
Mak Andeh:   Tu...stesen minyak tu. Berhenti la sekejap.
Pak Pandir:    Kamu ni kan...sah sah lah tu stesen minyak!!! Bukannya tandas!!!
Mak Andeh:  Aishhhh!!!!!

Tuesday, September 20, 2011

Dilema seorang saya....hehehe...


Pagi tadi sempat lagi saya bertanya kepada suami saya..."Sudah gemukkah saya?" Seraya tersenyum dia menjawab..."Sedang-sedang saja..."

Mungkin bagi sesetengah wanita yang baru melahirkan anak tidak mempunyai masalah untuk kembali ke bentuk tubuh asal, tapi saya agak susah untuk kurangkan berat badan. Maklumlah, metabolisme rendah, darah rendah dan kalau berat badan naik sikit saja... lutut akan menjadi mangsa.

Masalahnya, selera makan makin menjadi-jadi semenjak anak ni kuat menyusu. Dahaga dan lapar yang datang serentak membuatkan saya agak susah mengawal pemakanan saya. Orang kata, menyusukan anak ni mudah kurus...hmmm...selera saya makin naik ada lah...

Saya suka apabila badan saya ringan kerana mudah untuk bergerak ke sana ke mari. Lagi pun berat badan ideal saya sukar untuk diperolehi sejak usia saya masuk ke angka 30 dan ke atas. Menjadi ibu yang bekerja agak susah bagi saya jika berat badan melebihi apa yang saya target. Bukan niat untuk kurus...tapi niat untuk lebih sihat dan panjang umur untuk membesarkan anak-anak saya.

Jantung kita perlu dijaga...makanan memang nampak menyelerakan dan kadang-kadang saya kalah dengan sepotong kek coklat...(memang tak tahan dugaan... tapi nafsu mengatasi segalanya)... tapi saya selalu berfikir, tak salah untuk menikmati hidangan sebegitu sekali sekala untuk membantu saya menangani stress saya di tempat kerja atau di rumah.

Nasib baik suami memahami, dia suka menegur dalam nada bergurau supaya saya tidak berkecil hati dengannya. Dia suka menggunakan ayat..."Dah okay dah...tapi kalau turun sikit lagi ... lagi nampak cantik..." Terima kasih banyak-banyak kepada Suami saya yang menjadi pendorong kepada saya untuk kekal sederhana tetapi sihat....

Bagi saya....Kurus tidak bermakna sihat...badan besar tidak bermakna sakit...asalkan diri kita tahu menjaga kesihatan demi kepentingan orang yang tersayang....




Friday, September 16, 2011

A mother's heart....


I'm a little worried of my newborn baby... she has the tendency to choke up during breastfeeding or drinking the milk from a bottle. My twins didn't have the same problem and they were taken care by my own mother since they were two months old. 

And now, thinking of sending her to the day-care center makes me more worried than before. I try so hard not to think negatively about those centers... but reading some terrified news on the papers makes me nervous of letting outsiders to take care of her. She is just a small baby with no bad attitude (compared to the twins when they were on her age). She likes to smile and she only cries if she's hungry or needs her diaper to be changed. And sometimes she will sleep for a long hour without drinking any milk. So, I'm worried if she'll be neglected by the person in-charge of her at the center. 

But, being a working mom is not easy. I'm pretty sure that most working mothers out there would have the same worries like me. I don't have any choice but to leave everything in God's hand. InsyaAllah, Allah will take care everything for I'm working hard to build up a strong foundation for my three kids.

For mothers out there... we need to pray hard for our children's safety when we are working hard outside and they are under someone else's hand. 

Wednesday, September 14, 2011

Hikmah menggunakan tangan

1. kenapa kita gunakan tangan?
- Mengikut cara Rasulullah s.a.w,beliau akan menggaulkan lauk dan nasi dengan tangan kanannya dan kemudian membiarkan sebentar, lalu Rasullah saw akan mengambil sedikit garam menggunakan jari kecilnya(yg last tu), lalu Rasullah saw akan menghisap garam itu. Kemudian barulah Rasulullah makan nasi dan lauknya. Mengapa? Kerana kedua belah tangan
kita ada mengeluarkan 3 macam enzim,tetapi konsentrasi di tangan kanan lebih sedikit dari yg kiri. Ini adalah kerana enzim yg ada di tangan kanan itu merupakan enzim yang dapat menolong proses penghadaman (digestion), ia merupakan the first process of digestion.
Mengapa menghisap garam?
Kerana garam adalah sumber mineral dari tanah yg diperlukan oleh badan kita.
Dua cecah garam dari jari kita itu adalah sama dgn satu liter air mineral. Kita berasal dari tanah maka lumrahnya bahan yang asal dari bumi (tanah) inilah yg paling berkhasiat untuk kita.
Kenapa garam?
Selain dari sebab ia adalah sumber mineral, garam juga adalah penawar yang paling mujarab bagi keracunan, mengikut Dr, dihospital-hospital , the first line of treatment for poisoning adalah dengan memberi Sodium Chloride, iaitu GARAM.
Garam juga dapat menghalang sihir dan makhluk-makhluk halus yang ingin menggangu manusia.
2. Cara Rasulullah mengunyah -
Rasulullah akan mengunyah sebanyak 40 kali untuk membiarkan makanan itu betul-betul lumat agar perut kita senang memproseskan makanan itu.
3. Membaca Basmalah -(Bismillahirrahma Nirrahim).
Membaca Basmalah sebelum makan untuk mengelakkan penyakit. Kerana bakteria dan racun
ada membuat perjanjian dengan Allah swt, apabila Basmalah dibaca maka bakteria dan racun akan musnah dari sumber makanan itu.
4. Cara Rasulullah minum. -
- Janganlah kita minum berdiri walaupun ia makruh tetapi ia makruh yang menghampiri kepada haram.
- Jangan kita minum dari bekas yg besar dan jangan bernafas sedang kita minum.
Kerana apabila kita minum dari bekas yg besar, lumrahnya kita akan meneguk air dan dalam proses minum itu, kita tentu akan bernafas dan menghembuskan nafas dari hidung kita. Kerana apabila kita hembus, kita akan mengeluarkan CO2 iaitu carbon dioxide, yang apabila bercampur dgn air H20, akan menjadi H2CO3, iaitu sama dengan cuka, menyebabkan minuman itu menjadi acidic.
- Jangan meniup air yg panas, sebabnya sama diatas. Cara minum, seteguk bernafas, seteguk bernafas sehingga habis.



kredit kpd: hisham....

Tuesday, September 6, 2011

Tazkirah.....

         "Suatu hari Rasulullah SAW didatangi oleh seorang wanita kafir. Ketika itu baginda bersama beberapa orang sahabat. Wanita itu membawa beberapa biji buah limau sebagai hadiah untuk baginda. Cantik sungguh buahnya.Siapa yang melihat pasti terliur. Baginda menerimanya dengan senyuman gembira. Hadiah itu dimakan oleh Rasulullah SAW seulas demi seulas dengan tersenyum. 



            Biasanya Rasulullah SAW akan makan bersama para sahabat, namun kali ini tidak. Tidak seulas pun limau itu diberikan kepada mereka. Rasulullah SAW terus makan. Setiap kali dengan senyuman, hinggalah habis semua limau itu. Kemudian wanita itu meminta diri untuk pulang, diiringi ucapan terima kasih dari baginda. Sahabat-sahabat agak hairan dengan sikap Rasulullah SAW itu. Lalu mereka bertanya.

           Dengan tersenyum Rasulullah SAW menjelaskan "Tahukah kamu, sebenarnya buah limau itu terlalu masam semasa saya merasainya kali pertama. Kiranya kalian turut makan bersama, saya bimbang ada di antara kalian yang akan mengenyetkan mata atau memarahi wanita tersebut. Saya bimbang hatinya akan tersinggung. Sebab tu saya habiskan semuanya."

         Begitulah akhlak Rasulullah SAW. Baginda tidak akan memperkecil-kecilkan pemberian seseorang biarpun benda yang tidak baik, dan dari orang bukan Islam pula. Wanita kafir itu pulang dengan hati yang kecewa. Mengapa? Sebenarnya dia bertujuan ingin mempermain-mainkan Rasulullah SAW dan para sahabat baginda dengan hadiah limau masam itu. Malangnya tidak berjaya. Rancangannya di'tewas'kan oleh akhlak mulia Rasulullah SAW.


        Hmmm....kalau lah kita bersikap sedemikian, aman makmurlah negara. Ini tidak...asyik memperkecilkan orang lain walhal kita pun tidak lah sebagus mana pun.....


Kredit kepada : Hisham....

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...